Jumat, 07 November 2014

CERPEN : untouchable love (2)



Semburat jingga telah menampakkan warna nya di ufuk barat. Membuat siapa saja yang melihat nya merasa memiliki sepotong semangat untuk mengawali hari ini. Tapi tidak dengan Enggar Saraswatika, seorang gadis yang meyakini bahwa cinta itu adalah benda abstrak.yang belum tersentuh oleh nya. Memang Enggar belum pernah merasakan indahnya cinta. Tapi sudah berulang kali ia merasakan sakitnya cinta itu. Selalu saja ia menjadi pihak yang mengalah dan tersakiti.pernah terfikir di benak nya untuk mengganti nama profil nya di media sosial nya dengan nama “enggar yang tersakiti “ namun ia masih memiliki sejngkal fikiran lain yang mengatakan bahwa itu adlah ide bodoh. Dengan malas ia menuju meja rias di kamar kosnya dan mematut dirinya lengkap dengan pasmina hijau pupus melingkar di kepala nya. Dengan gontai ia menuju keluar.karna sudah d tunggu Kia teman satu fakultas,satu kamar,dan satu sekolah pula sewaktu SMA. Ahh seperti nya mereka ditakdirkan untuk bersma.
“ lama bener... !! ngapain sih, “ cerocos Kia
“niihh.ribet “ sambil menunjuk kepala yang terlilt pasmina hijau pupus
“ haha..gak da yang ribet lagi gar..by the way kamu cantik deh pake hijab haha ~” goda nya pada enggar
“ hahah lucu.. cepetan ah udah siang ni “ sambil menaiki scoopy cream coklat yang di tunggangi oleh Kia.
“iya iya.. sabaran bentar napa ? ehh masii ingat gak sama junior kita di sma dulu. Yang mati matian kamu taksir. Tapi di sosor disty duluan. Farii daffa pramana ? kata disty dia, masuk di kampus kita. “ ucap disty semabri melajukan scooter nya
“ oh .. farii waahh enak tuh satu kampus sama disty, bisa sering ketemuan kan ? “ ucap ku berusaha tenang. Mengatur nafas
“ yaellah..gar. cemburu kan ? haha flashback kan ? “
“ norak !! ..” ucap ku sambil memukul helm kia.
Seperti sebuah proyektor yang memutar kan film tua yang telah usang di otak ku. Membuat aku bernostalgia pada masa putih abu abu. Farii..semoga bukan pertanda buruk bagi ku,setidaknya aku telah melupakan 89% dari kisah yang telah lalu.
000
Suara riuh memenuhi jendela dengar enggar.panas yang menyengat membuat wajah nya memerah. Ditambah lagi sesosok tegap,hitam manis dan mata nya meneduhkan tengah berdiri di hadapan nya. Yaaa itu farii. Junior yang mampu membuat nya salah tingkah.
“niih nggar.. tanggungan kamu. Telat noh dia !! sikat aja nggar “ ucap reza teman sekelas enggar
“ harus ya ?? aku gak bisa galak galak za  “ ucap nya lirih
“ beruntung kamu dapat senior kyak kak enggar.baik sabar,cantik lagi “ ucap nya jenaka pada enggar, sembari mengerling nakal pada enggar.dan berlalu pergi.
Kenapa harus farii ? kenapa satu fakultas pula ?? dengan susah payah,aku berusaha masang tampang garang.tapi hanya ekspresi aneh yang aku dapat dari farii. Ah sial.. selang beberapa detik ada pesan singkat di smartphone ku
Sender : disty
jangan galak2 sama my pacar ngaar
J..
 Time : 09:45
Delievered : enggar
Oke sip gak bakal aku apaapain kok J
Time : 09 :47

Di balas senyum manja dari disty di ujung koridior.MENYEBALKAN aku tengah memikirkan hukuman yang cocok untuk nya. Dan terlintas di benak ku untuk menyuruh nya membuat puisi. Dan belum sempat terucap perintah ku dengan manis ia tersenym padaku
“ long time not see kak, apa kabar? Udah hijaban aja ?? “ sambil tersenyum
“ kabar baik,kenapa ? mau hijab an juga ? “ jawabku ketus
“ maaf kak, “ ucap nya lirih
Apa yang aku katakan ?? seperti petasan aku menyambar sapaan nya tadi.. aihh maaf farii
“ hukuman kamu, buat puisi dalam waktu 3 menit ya “ sepitas dan berlalu dari nya
 “ hukuman apaan nggar ?? enteng bener !! “ tegur reza pada ku
“ udah ah kasian!! Cukup menderita dia bawak segambreng atribut itu” sambil menunjuk sederet atribut dari peserta ospek
000
“ sudah selesai puisi nya kak, nih “ ucap nya dengan sopan pada ku.
“ oh,, sini bacain dong “ ujar ku cuek
ketika cinta menyapa menawarkan sejuta cinta mampukah kau mengingkari nya ?. cinta adalah benda abstrak,yang tak bisa di indra,dengan kata lain cinta itu tidak dapat di percaya..seseorang telah berkata demikan pada ku dulu.tapi kini aku telah berhasil meyakinkan nya bahawa cinta itu adalah benda konkret. Mungkin tidk bisa di imdra,tapi akan tetap mengalir di hati.. tetap terasa di hati..”

“ kamu ..kamu.. plagiat “ ucapku bergetar..kata kata itu.adalah tulisan ku di meja 2 tahun yang lalu.
“ maaf,kak, tapi ini ciptaan saya dan seseorang yang spesial di hati saya. “ ucap nya kaget
Dasar plagiator.. itu kalimat ku.. KONYOL akumerasa marah. Ketika itu tidak di akui.padahal. memang benar aku yang tidak ingin di akui. Dan seseorang yangn spesial katanya ? ahhh..sudahlah aku tak ingin farii tau tentang itu
“ ohh yakain ?? kamu ? “ ucapku sembari berusaha tenang
“ iya kak enggar “ ucap nya dengan manis.
” ohh yaudah.. gih gabung dengan teman mu yang lain “ menunjuk ke gerombolan peserta ospek
Entah mengapa, aku merasa tidak nyaman dengan situasi tadi.aku merasakan atmosfer sekitar ku berubah. Entah gejolak apa ini. Tapi aku yakin,ini bukan cemburu..aku jamin itu..! dari kejauhan aku menatap farii..rasa yang kudapat berubah,tidak ada getaran lagi dalam nya. Semoga ini awal yang baik untuk ku.
Sejurus kemudian, aku terkenang akan Raffa edison ahhh dimana ia sekarang.. dia adalah orang yang paling ingin aku jumpai saat ini.
Seseorang yang aku kagumi,sejak jaman baheula. Andai dapat bertemu. Seperti ap dia? Dia tidak jau berbeda dengan postur farii. Mungkin karena itulah aku terpikat dengan farii. Secara tidak langsung aku masih terpuruk di kisah lama. Mm seperti kata raisa terjebak di ruang NOSTALGIA.
000
Senja mulai datang membuat siapa saja, ingin segera pulang dan mengguyur jiwa yang lelah. Tapi tidak untuk ku dan disty. Kami berhenti di sebuah cafe. Dan menyeruput segar nya cappucino ice yang kami pesan. Aku dan kia memang satu universitas tapi kami beda jurusan. Sama hal nya dengan disty. DAMN !! itu disty, tengah berduaan dengan farii. Aiihh kenapa harus gini ?? sakitnya tuh di sini !!.
Secepat nya aku dan kia pergi dari cafe tersebut. Masih ada sedikit rasa yang tersisa untuk nya. Yahh hanya sedikit.
“ nggar...” pamggil kia
“ hmm.. “ jawabku lirih
“ gisa... gisa ada di sini !! “ pekiknya bersemangat.
“ serius ?? gak bohong.. dia dimana ? “ bersemangat 45 seketika masker yang di pankainya pecah berantakan bak seorang hantu tua yang haus darah
“ heheh.. masih di airport,katanya delayed pesawatnya “ mengarahkan kamera smartphone nya pada ku
“ apaan sih ?? norak,PHP !! “ berusaha melindungi muka ku dari kilatan flash kamera kia
“yeee sipa yang PHP noh dia bm-in aku nih gak pecaya baca nih baca kirim ahh gambar enggar ke gisa. Ekspresi enggar sewaktu tau gisa pulang  ! “ menyodorkan hape nya dan tersenyum
“ apaan !! kurang kerjaan !!”
“bodo’ amat “
Gisa pulang ? sudah lama sejak farawell party kita jarang ketemu. Gisa memilih kerja jadi pramugari dulu. Dan sekarang dia pulang seperti apa rupa gadis jenaka itu ??.
“ dia ngjakin kita ngafe nih nggar ? “
“kapan ?”
“besok sore, gimana ? ada yuna dan elka juga nih katanya”
“ waduh, aku ada seminar tapi, telat dikit gak napa2kan ? “
“ok no problem “ tersenyum dan berlalu pergi
000
Pagi datang, membuat seorang berdiri jengah di amabang pintu gedungyang di gunakan untuk seminar. Seakan ragu orang itu masuk atau tidak. Dia lag Enggar yang  menurut nya terlambat 10 menit. Memang tidak dihukum, namun akan sangat aneh jika acara baru dimulai di saat orang sedang fokus memusatkan fikiran keacara. Ia membuka pintu masuk utama. Yang otomatis semua mata tertuju padanya.dan ia sangat tidak menyukai hal itu. Dan ia termasuk orang yang memiliki peranan penting dalam seminar itu. Ia menjadi pembicara ke 3 dalam acara. Selang bebrapa menit. Ada seseorang yang menpuk pundak nya sontak ia terkejut dan terkenjit membuat seseorng itu terkekeh
“ hehe.. santai !! eh.. kamu enggar saraswatika kan ?” ucap seseorang itu menyelidik
“ he’eh, pernah kenal?” aduuh kok ketus gitu siih sambutan nya. Sesal terkuak di hati
“ ketus amat non, yaelaah dia nya lupa !! ya jelas lah pernah ketemu, kita dulu satu kelas, di SD ya ampun kamu cantik ya sekarang,”
“hhhaaaa oya ? jangan bilang kamu, andre mahardika yang suka ngupil trus di tenpelin ke meja itu kan ? “ histeris seperti di drama realitty show Terbengek bengek eh
“ yeee yang di ingat yang jelek2 siih “
“ haha sorry2 mm ikutan seminar juga ndre, jadi pembicara atau tamu “?
“ haha nggak nggar, mau beli paku. Ya iyalah. Emang gak baca tu baleho segede buto ijo di depan ,iye ye tamu.”
“ haha kamu masih sekonyol dulu ndre.”
“ tak ada yang bisa merubah andre. Haha nyok masuk “
“ nggg kita udah telat kali ndre. Sesi kedua aja gimana ?”
“ telat gimana ? noh orang baru nyusun property”
“ehh.. tapi di jam ku .. udah jam 9.35”
“jam mu itu nggar, jam militer sekarang baru jam 07.48, nih gak percaya ?” menyodorkan jam tangan ke enggar
“oalaahhh. Ayok masuk. “ sambil melepaskan jam tangan
“ dasar....eh.. kamu fakultas psikolog ya nggar ? haha.. kamu jodoh tuh sama raffa ecieee CLBK, dia  jadi pembicara juga noh. Yang ke 1 “ tunjuk nya pada seorang lelaki yang tengah sibuk membuka lembaran2 kertas
“ ah.. masih ingat aja ndre. Itu Cuma cinta2an ndre namany anak kecil “ kilah enggar yang saat itu perasaan nya tidak menentu.
Seperti tersentrum listrik 200 volt. Enggar menjadi jadi bergetar. Dan sangat grogi. Sungguh diuar planing ia akan bertemu kembali dengan raffa. Manusia dingin,yang membuat dirinya susah lupa hingga saat ini. Kenapa??? Dengan hati yang tak menentu ia melangkah ke arah raffa karena di panggil seniornya yang kebetulan menjadi pembicara ke dua. Mau tak mau ia menyeret long skirt berbahan denim nya menuju senior itu dan seseorang yang sebenarnya tidak ingin ia temui dalam SITUASI INI. Sebuah flashback melayang di ingatan enggar saat ia menarik paksa lengan raffa ,yang saat itu ia kira adalah teman nya. Dan  keluar dari gerombolan anak SD yang tengan memilih kura2.
“ Nggar, ini Raffa, dan Raffa ini Enggar “ perkenalan yang biasa terjadi OH NO ia menatap ku. Dengan cukup lama,aku fikir ia tengah mengingat ingat wajah ku. Dan ternyata. Ia memerhatikan wajahku. Yang ternyata ada tempelan bekas cat yang mengelupas. Yang akua dapat di luarsaat tengah bersender pada tiang yang cat nya mulai terkelupas
“ maaf itu, “ menunjuk pipi kanan ku yang separuh tertutup pasmina
“ ahh.. ternyata ada ini.aiihh konyol nya  ~!!” seandainya aku bisa! Aku akan pingsan untuk waktu yang lama.MALU bersarang di relung jiwa ini.dengan cepat ku bersihkan pipiku dengan tisu.malumalumalumalumalu
“ masih seperti dulu,, ckckc “ bergumam lirih “
MATI KUTU kata yang sangat tepat untukku.sebagai orang yang telah lama tidak saling bertatap muka. Itu adalah sapaan yang sangat tidak wajar. Dan sangat aneh. KONYOL. Secepatnya aku ingin pergi dari tempat ini.ditambah melihat nya menjadi pembacara ke 1. Berdiri  dengan gagah menjadi panutan. Tak di sangka ia mengambil jurusan yang sama dengan dan berbeda fakultas. Masih seperti yang dulu...tetap dingin dan sadis, mata nya sendu,tampak membius,ketika tengah seris,dan ranbut nya yang rapi dan cocok dengan bentuk wajah sendu nya yang di pertegas oleh bentuk rahang yang kokoh.
000
Jalanan yang macet membuat sesosok enggar kepayahan untuk memacu scoopy cream coklat menuju cafe, sebagai tempat janjian. Waktu nya sangat melenceng dari yang di janjika sebelum nya. waktu sudah mendekati maghrib. Dan enggar memutuskan untuk berhenti sebentar di sebuah surau kecil nan asri, untuk menunaikan ibadah solat maghrib nya. dan ia telah mengirimkan pesan singkat nya ke teman teman yang sudah menunggu di cafe. Dan untung nya, tidak hanya ia yang terlambat Elka punterlambat,dan belum sampai juga di tempat janjian. Ia memsuki smartphone nya ke dalam tas jinjing nya dan ia memasuki surau tersebut.namun ia terhenti di depan pintu surau tersebut karena handphone nya menjerit tanda ada 1 pesan masuk.
“ maaf mabk, bisa kepinggir sedikit saya mau lewat “ suara yang tidak asing bagi enggar
“ngapain disini ??za,eh,dra,eh,raff “ grogi memuncak ketika ia tau yang tengah berdiri di depan nya adalah raffa
“ beli makan ikan “ jawabnya ketus
“ haha lucu, !! ” Tak di sangka farii menjawab begitu .
000
“ enggggaaar siniiii !! “ lambaian tangan gisa membuat nya senang secepat kilat enggar menuju ke meja mereka dan seketika menghambur ke pelukan gisa, yang membuka tangan nya lebar2
“ mulai deh drama !! opera sabun ! “ gerutu yunah
“ ho’oh kita nya di anggurin lagi kan ! “ kaliini elka bersungut sambil menyeruput americano nya
“ hahaha gak kok. I miss uu so much “ memeluk mereka satu persatu
Saat saat dulu terulang kembali. Sungguh indah rasa nya setelah sekian lama tidak saling memnatap. Suasana yang mengalir begitu indah.
“ mmm heeii aku ada berita penting nih. Minggu depan aku mau tunangan lohh !! “ gisa angkat bicara
“ wiiiwww.. cepeet bener giss.. udah yakin emang ? “ jawab enggar
“ iyaa gak kecepatan tuhh . ehh emang sama siapa gis ? “ kali ini kia menimpali. Di ikuti anggukan yang lain. Seolah mewakili keingintahuan yang lain.
“ yaaahhh emng siih.. tapi aku rasa udah jadi jalan NYA soal siapa.. kyak nya kalian gak ada yng kenal deh soal nya dia orang nya gak suka bergaul “
“widiiiihh berbanding terbalik sama kamu giis masih kuliah ? kerja atau ?”
“ lusa  wisuda,, dia jenuis banget.. aksel fakultas psikologi sama kayak kamu nggar “ ujar nya pada enggar dengan mata berbinar.
“ waaawww awsome.. nama nya ?? bisa dong bantu aku buat skripsi hahah “
“ hee mau nya nggar...nggar.. “ sorak yuna pada enggar
“ ahahahaa nama nya raffa . “ sejenak aku menggantungkan isapan ku pada pipet yang berisi ice coffe latte. Jangan jangan ituu raffa ....
Ah gak mungkin.
“ eh nggar,, bisa minta tolong ? kan kamu punya bakat di fotograpi. Kamu mau kan motret aku untuk prewed. Aku gak biasa di foto orang lain mau yahh yahhpliiis “ ujanr gisa pada enggar
“ ohh boleh2 kapan nih gis ?? “ tangkap enggar antusias
“ hari minggu aja gimana ? bisa kan ? “
“ oh bisa kok..”
“ oke sip.. minggu yah. Oh ya kalian juga datang ya, sekalian hunting bareng.. kan masih libur UTS “
“ okkaaay “ jawab mereka serentak

Minggu,2014-10-26
15:45
“ eciiie yang baru tunangan... congrats yaa” ucap kia yang terlebih dahulu menghampiri mereka. Enggar masih sibuk mengatur kamera  nyayang telah lama di tinggalkan nya. dari belakang enggar menatap punggung yang tengah mengikat tali sepatu cassual nya. ahhh jadi ini calon nya gisa.. gumam nya dalam hati..
“ nggarr.. kamu jangan, kaget ya ngeliat calon nya gisa “ yunah memcah keheningan yang membungkus enggar, dan menyentuh serta mengusap lembut punggung ku seakan berkata kamu yang sabar yaa dan ia pun berlalu bergabung dengan gisa dan yang lain. Emang kenapa ?? hati ku tertanya. Dan menghampiri mereka
“ nggarr sini..aku kenalian sama raffa. “ lambai gisa pada enggar dan enggar membalas nya
“ okke ..  “ berjalan menuju gisa yang berhadapan langsung dengan raffa. Dan enggar masih ter fokus dengan kamera nya. sehingga ia tertunduk
“ raffa, Raffa Edison “ ujar nya. Enggar mengangkat wajah nya ke arah sumber bunyi. Dan benar saja. Itu.. Raffa..yang selama ini enggar \kagumi selama belasan tahun.yang tengah menatap nya datar. Di balas enggar dengan tatapan nanar.. dan senggolan tangan oleh yuna membawa enggar ke alam nyata. Yang harus ia hadapi..
“ ahh aku eng enggar” enggar tak tau harus bagaimana.
“ yaudahh deeh yok mari kita start to prewed.” Kejut gisa pada enggar dan raffa yang tengah berkecamuk dengan fikiran masing2
“ mmm yunn.. kamu yang pegang flash nya ya “
“ okaayy nggar.. “ anggukan yuyun .
Ahhh.. ternyata yang dimaksud yuna.. hanya aku, raffa,dan yuna yang tau perasaan ku pada raffa. Sementara gisa,elke,dan kia tidak mengetahui nya. dan aku mulai mengarahkan kamera DSLR pada mereka yang sangat serasi. Gisa yang memakai dres peach lembut dengan tatan rambut yang di gelar ke belakang aksen gelombang membuat ia tambah manis. Serta topi lebar yang melingkari kepala nya senada dengan setelan raffa warna nude. Perasaan ku tak menentu saat mengarahkan gaya buat mereka.dan tanpa terkontrol dibalik kamera DSLR ku. Air mata meleleh. Dan kejadian itu hanya yuna, dan aku yang tau. Dari jauh ia menguatkan ku.
Dan ternyata ini masih cerita yang tak tersentuh,terjamah, dan terlihat oleh nya.


CERPEN : after a RAIN



Hujan mendera,angin bertiup kalang kabut,dan kilatan halilintar menjilat jilat murka,seolah ingin secepatnya membinasakan dunia yang memang sudah binasa ini. Semua orang berhamburan menuju tempat yang teduh,dan nyaman. Namun tidak dengan seorang wanita yang asing bagi ku di sekolah ini. Ia teerlihat santai dan menikmati butir demi butir yang menghantam dirinya. Aku memerhatikan wanita tersebut dari balik eruji pos satpam yang tengah di desaki oleh siswa yang lain nya. aku semakin tertarik dengan keunika wanita tersebut. Aku terkesima dengan rambut nya yang tergerai indah hitam bergelombang #backsound(
Dan mata nya yang memancarkan bahagia yang teramat.
” ngapain lo bengong kayak ayam ketelan karet !! ?” seketika khayalan ku terpecah
“ apaan sih lo ? rese’ !! “
“ eh norak !! lo yang apaan. Lolagi ngeliatin tuh cewek ya ? anak baru noh bening yak !! “ tunjuk nya pada gadis yang tengah melangkah ring di tengah hujan
“idiih ..sotoy lu !! pindahan dari mana? “
“ dari sekolah tetangga. Ayah nya dipindahin tugas. So dia ikut juga. Namanya Markonah “
“ ee..buseet !! cantik2 markonah. Serius lo ?”
“ haha kagak broo. Dia jurusan IPA. Gw blum tau nama nya siapa ! kalo lo mau. Gw bisa bantuin lo nar !”
“jan panggil gw pake nar,nar,narji emang !! mm boleh juga tuh tumben lo baik”
“ yaelaah mending juga nar.. daripada din din udin,kayak mamang bakso lo mau ? “
“yahh dinar kek yang cakepan dikit. “ ucapku sembari tertawa
Nama ku dinar. Dinarta arya pradana. Aku seorang siswa di senior high school 46 jakarta barat. ( nomer nya lucu kyak no valentino rosi ) hobi ku menghayal. Dan aku hany asekali pacaran ,namun kandas di tengah jalan, karna motor ku ketinggalan jaman.dan ia pacaran sama temen gw yang kayaan. Aku selau pergi dan pulang beriringan dengan Narto . (Narto loh, bukan naruto ) ruma kita bersebelahan, kita udah temenan sejak kelas 3 SD. Pertemuan gw dan narto dramatis broo.. bokap dan nyokap juga udah saling kenal. Tinggal nentuin kapan tanggal ynag pas buat kita*ehnggakdeeh. Yang jelas narto itu temen baik gue.
“ nama nya broo..Terra... apa yah ? gw lupa nih! “ ujar narto pagi itu
“ Terra apa ? TERRAjanna..inilah dia lagu india serasi dengan indah gaya nya ~ “ jawab ku ngawur
“ yeeh bukan.. tera..tera.. terra amelia bro . iya tera amelia. Gw dapat info dari yayang jeni. Kan sekelas tuh mereka “
“ oh.. terra amelia nama nya !! nama yang cantik makasih ya broo. Lu emang sohib gw dah “ menepuk pundak narto
Terra amelia nama nya. aku menyukainya. Sangat menyukai nya. aku telah jatuh hati pada nya saat pandangan pertama #backsound(pandangan pertama~arafiq ). Dan kini. Ia tengah berjalan lurus ke arah ku.dengan mata yang hitam sehitam biji zaitun. Dan bulat sebulat bola bekel #ehh. Aku membranikan diri untuk sekedar tersenyum pada nya dan berjalan kearah nya. Namuun tiba tiba.. BRRRUUUUKK terra terkulai lemas tepat di hadapan ku. Untuk beberapa detik silent moment menyergap ku. Dan selang bebarapa detik narto meneriaki ku. Untuk membawa nya ke UKS . aku mengangkat nya deang kedua tangan ku,menuju uks. Dari jarak sedekat ini. Aku bebas memandang wajah nya yang cantik. Oiih terra kau sunggu rupawan .
“ oyyy narr.. UKS nya kelewatan “ pekik nato dari depan UKS
“ whh iyyaa,, kelewatan nihh “ ujar ku lirih
“ lo apain nih anak orang. Nyampe pingsan gini ?” meletakan terra di brankar UKS
“ gak gw apa-apain, gw belum ngomong malahan, “
“hawa lu tuhh udah kecim dari jrak 1 meter nar “ ujar narto sadis
“ appan sih lu ? gw sikat gigi pake pasta gigi yang iklan nya joget2 gitu dua2an”
“ loh.. kok mlah rusuh disini ? tenang sedikit dong. “ ujar petugas UKS sambil menelpon seseorang
“ terra nya gak papa ? “ tanya ku pada wanita stengah baya yang memakai jilbab biru, baju pink, celan ungu waa colour full kayak girlband korea
“ kamu siapa nya ?,” malah bertanyabalik
“ temen nya bu “
“ oh.. gak papa dia, gak papa kok, udah kamu lagi jam olahraga kan ? udah sana ke lapangan gih ! “ usir nya pada ku dan Narto
“ ya udah gak papa. Kita permisi ya bu “ ucapku sopan,
“ iya makasiih ya “ ucap nya tergesa aku hanya mengangguk tanda berkata iya.
Kenapa bisa pingsan ya ?? padahal baru aja mau nyapa.. eh udah tepar. Apa yang salah ya ?? selang beberapa menit tampak seorang lelaki berperawakan putih bersih menuju ruang UKS dengan tergesa2, tuh siapa lagi ?  jangan2 pacarnya L
Sepertinya anak kuliahan, deuuhb minder gw, mobil lagi mainan nya .lah gue Cuma motor CBS kebanggan. Double jleb ..
000
“sakitnya tuh disini..di dalam hati ku..~ “ nyanyian pagi mengawali langkah ku masuk kelas
“ kenapa lo nar ? keinjek kebo ? “
“ nggak .. keinjek bison cumak ! tega lo ya, temen sedih bukan nya ngehibur, malah lu sembur, yang ada gue malah mundur, “
“ mundur napa ? “
“ mengejar cinta terra~”
”Eh iya,, kabar gembira untuk kita semua~ “ irama produk iklan
“ apaan ?? “
“ yang kemaren itu, bukan pacar nya terra, beliau kaknda nya terra! “ memasukan telunjuk ny ke lobang hidung dan menempel nya pada meja
“seriiiuss lo ?? terrrrraaaaaa ggooooood “ sembur ku berseri seri
“ norak luuu “
000
Drrrrtdrrrrrtttdrrrrrt... hape  bergertar. Berarti ada 1 pesan masuk. Jadi ragu lagi jam nya pak bolang,ntar gue kena tilang. Yaudah gw diemin aja dulu dah. Ntar aja pas keluarmain baru gue liat.
Sender : 0898765434
Makasih, udah bawa aku ke UKS kemarin
Terra .
OMEGOT itu terra ?? sumpeh ? demi apa ? ciyyuss ? mi apa ? oh yeaaahhh.. gayung besambut! Setelah ku baca dan sesegara mungkin ku balas pesa dari nya
Delivered to : 0898765334
Ah gak papa kok, J santai aja, by the way dapat nomer gw dari siapa ?
Sender : Terra amalia ( udah gw namain coy )
Oh.. dari jeni. Kenapa ganggu ya ?
Deliverd : Terra amalia
Gak kok,, gakk sama sekali. Malahan senang di smsin sama cewek cantik kayak kamu.
Sender : terra amalia
Oh ya ? jangan terlalu berlebihan dinar J terkadang apa yang kamu liatgak s’perti yang sebenar ny terjadi,
Pesan demi pesan udah gw layangkan ke terra. Memandakan aku ingin kenal lebih dekat. Sebuah dinding perlahan mulai robah terkikis oleh keinginan ku untuk dekat dengan nya# ciiieee
000
Sore yang indah ku ayunkan kaki ku ke toko buku. Untuk membeli Buku ( ya iyalah buku, masak paku gituu ) aku menyusuri rak buku dan aku menangkap sesosok terra di toko tiba. Waah sunggu jodoh tak lari kemana. Aku menghampiri nya dan langsung mengeluarkan jurus maung menerkam cinta
“ hai, gak nyangka ya bisa ketemu disini. “ penuh basa basiaku menyapa nya. kulihat mata nya mengerjap beberapa kali. Seolah tengah berfikir keras. Dan sejurus kemudian. Ia tersenyum manis. Membuat jantuh ku geger seketika
“iya.. kebetulan yang indah “ what..what.. terra bilang gitu. Bikin jantung ku kandas ke perut eh wait.. terra yang gw tau itu kalem banget. Gak hobi keluar rumah.. tapi ini ??  ahh bodo’ amat. Toh dia baik ma gue.
“ haha.. kamu suka baca ? “
“ iya lumayan, kamu ? “
“ iya suka banget. Genre apa yang kamu suka ?
“ komedi dan fantasi “ d sudahi dengan senyum kecil di ujung bibir nya
Percakapan demi percakapan kami jalani. Sampai saat di kasir. Aku mengeluarkan kartu anggota tetap toko buku ini. Untuk mendapat potongan harga 35 % . dan ia hanya menatap ku dengan tatpan mendetail. Sambil sibuk meng otak atik smartphone nya.
“ narr.. aku duluan ya , sampai jumpa lain kesempatan. “ melangkah menuju pintu keluar.
“ iya, hati2 ya “ jawabku. Dan di balas senyuman manis. Dan hilang di dalam mobil sedan hitam mengkilap. Aneh sekali ucapan nya lain kesempatan. Kan ketemu tiap hari di sekolah. Ahh sudahh la terra i will always love you
000
Suatu ketika  saat liburan kelulusan.aku bermaksud menytakan perasaan yang telah bersemyam di bilik kecil hati ku.dan aku mengatur sedemikana rupa rencana, mulai dari memotong lilin 1 ilin bagi 3 ( biar irriitt ) untuk membuat simbol LOVE.
“ nar,,, udah siap semua ya ? “ ucap narto sore itu.
“ tinggakl eksekusi to, emang kenapa ?? “
“ ahh nggak.. nar,lo jangan shock ya liat terra “ air muka nya berubah sendu
“ shock napa ? jangana bilang dia cantikk bingiitts narto !!  “ di sudah dengan tertawaan
“ eh iya.. emang gitu kok semesti nya “ jawab nya gugup
“ haha.. gw gak sabar niih “
Senja menyergap. Menampakan mega nya dengan indah. Aku telah bersiap degan style ku paling gagah. Aku menunggu terra datang. Dan tak lam kemudian aku melihat sedan hitam mengkilap datang. Dan kulihat terra turun dengan dress peach selutut. Namun ada yang janggal disana. Ia terlihat muram, dan membukakan pintu untuk seseorang. Dan itu wanita yang sama persis dengan terra. Hanay dress yang di gunakan beda warna. Warna pastel aku menatap ke narto dan jeni meminta jawaban. Mereka hanya menyuruh ku menatap ke depan.
“ dinnaarrr.. “ ucap terra dres pastel lirih pada ku. Aku hanya mengangguk canggung. Aku masih sulit menerima bahwa mereka kembar..
“ terr terra kamu ? kembar ?” tanya ku memastikan. Setelah ku tau terra yang memakai dress pastel
“ iyaa narr...maaff..”
“ maaf ? maaf untuk apa ? “ firasat ku buruk
“ melihat semua yang kamu siapkan. Aku tau ini mengarah kemana.maaf aku gak bisa berkata iya untuk mu, dan aku takut menyatiki mu. “ seperti petir ucapan yang halus mebuat aku terdiam.aku tidak tau harus menjawab apa. aku menatap nya dengan nanar. Aku menundukkan kepala menekuri ujung kaki ku. Haanya beberapa detik aku menunduk. Selang beberapa lama aku menyaksikan terra ambruk terkulai lemas di hadapan ku. Terra yang satu nya terlihat panik. Ia berlari ke mobil. Dan kembali dengan seorang lelaki yang pernah kulihatv di UKS sekolah beberapa bulan lalu. Aku hanya membeku di depan terra yang tidak sadarkan diri. Lelaki yang tadi membawa terra ke mobil. Dan secepat kilat melajukan mobil nya. kemudian narto dan jeni menghampiri ku. Menyadarkan ku dari lamunan panjang ku.  Untuk menyusul terra ke rumah sakit.aku tersadar, dan langsung melajukan mobil sport ku menuju rumah sakit.
000
Seluruh lorong ruangan telah ku susuri. Namun yang ku cari tak kunjung ku emukan. Akhirnya aku terhenti di sebuah ruang yanng ber-resplang tulisan ICU. Aku melihat kembarab terra tengah duduk. Mentap kosong taman di hadapan nya.aku menghampiri nya.dan ia terlonjak kaget.
“ maaff.. karan ku semua berantakan “ ucapnya parau
“ tidak tidak... aku yang salah ! “balas ku tak kalah parau
 aku terre. terra dan aku terlahir kembar identik.namun sejak kecil terra yang paling menderita. Ia punya kelainan jantung. Sudah mendapatkan donor namun, ia tidak bisa bertahan. “ buliran bening jatuh menggenangi mata iindah nya
“ ia pasti bertahan. “
 apa kau mecintai nya ? “ tanya nya memburu
“ sejak awal aku menyukai nya. aku terpukau dengan senyuman nya ketika ia menari nari di bawah lengkungan hujan saat itu.” Kulihat mata kembarab tera membesar.seakan terkejut. Namun belum sempat aku bertanya pintu ICU terbuka. Dan mendapati ayah tera dan kakak laki laki nya menagis, begitu juga dengan terre. Ia hanya mematung sembari menitikkan air mta nya. dan aku tau arah arti semua itu. Aku beranjak dan pergi. Meninggalkan mereka dengan sedih nya sementara narto dan jeni terus mendesak ku apa yang terejadi. Aku hanya menepis tangan narto dan berlalu pergi. Sebuah cinta yang tragis
000
6 tahun berselang

Rinai hujan membasahi atap cafe yang di kelola oleh ku dan narto.cafe yang ramai. Kini aku telah menjadi  sarjana pendidikan. Aku mengajar di sebuah sekolah swasta islam. Sebagai guru seni. Sangat jauh dari angan2 ku. Sementara narto ia menjadi seorang fotografer yang ( lumayan ) sukses. Dan lusa adalah hari pertunangan nya. ia tengah menyeruput cappucinno hangat nya lengkap dengan jeni di situ..
“ nar.. kamu ingat terra ? “ jeni membuka bicara
“ Kenapa emang ? “ tanyaku datar
“ ahh nggak.  Dia mau mampir kek cafe ini ntar jam stengah lima “
“ yaudah mampir aja.”
“ ehh lo tuya.. kagak open banget siih. Kenapa lu ingat terra ? lu bakal kaget kalo lo tau yang sebenar nya terjadi “ ucap narto lantang
“sebenar nya apa ? “  ucapku sedikit emosi
“ sebenar nya, cewek yang lo liat waku kita SMA di pos. Dibawah rinai huja itu, TERRE “ia menekan kan pada kata terre didalam nya.
“ maksud lo ? Gimana bisa ? jelas2 nama nya terra “
“ waktu itu, terra minta gantiin terre buat ngeliat sekoalh baru nya. karna ia belum pernah sekolah di umum. Terra selalu homeschooling. Dan terre menyetuji nya itu artinya lo jatuh cinta ama terre bro. “
“ kenapa gak terre satu sekolah ama terra ? “
“ mereka gak mau ada yang tau mereka kembar. Di toko buku lo juga ketemu sama terre. Lo gak sadar kan ? “
Dunia seolah berhenti berputar. Ketika sesosok terre memasukui cafe. Ia sangat menawan. Setelan peach cream sangat cocok untuk nya.aku terpana menatap nya.
Dan kisah baru akan dimulai.kisah yang selalu indah ketik rinai hujan menjatuhkan bulir nya ke bumi..







Rabu, 22 Oktober 2014

all about KOPLAK



Perkenalkan nama ku Siti. Bukan siti jamilah,bukan pula Siti Nurhaliza. Ya hanya siti S-I-T-I  . Yang kata teman ku itu nama deso. Tapi itulah nama ku. Aku bersekolah di sebuah sekolah negeri terbaik dikota ku. Aku bukan lah murid yang pintar,bukan pula murid yang aktif di sekolah, aku biasa biasa saja. Tidak ada yang istimewa dari diriku. Aku hanya siswa yang tidak terlalu pandai mengutarakan ide dan gagasan yang aku miliki. Jika boleh memilih aku lebih suka bekerja di belakang layar. Tanpa harus tampil di muka umum. Aku terlalu penakut untuk menampakkan diriku. Dapat dikatakan aku adalah seorang siswi yang invisible di sekolah. Ya tak terlihat,dan tak tersentuh. Aku memiliki teman baik. Ada beberapa teman yang baik padaku ( tulus ) tapi ada pula yang hanya baik hati jika mendekati ulangan ,mid, dan saat kita kerja kelompok. Tapi aku tetap menganggap nya teman, bagaimana pun mereka teman ku. Terserah mereka menganggap ku apa.
000
“ siiitiiii... sudah pe-er english nya? liat yaaa ..? “ dengan sikap sok manis
“ emang belum ?? tadi malam ngapain ? “ jawabku ketus. Rasanya males juga tiap hari mesti ngasih pr ke orang yang yaahh baik kalo ada mau nya aja.
“ beluuummm... tadi malam sibuk,ngantarin mama belanja bulanan , liat yahh “ menyalin pe-er yang telah rapi di kertas buku bersampul yang tertera nama S-I-T-I
Nih orang mungkin bapak nya punya usaha dimana-mana kali ya.. tiap di tanya kenapa gak buat pe-er jawab nya mesti sibuk nemenin mama belanja bulanan. Padahal aku nanya nya tiap hari looh.. giman bisa belanja bulanan. Ahhh terkadang tidak bisa di terima akal sehat. Dasar otak nya dangkal. Aku memiliki kelompok bermain ( play group  eheheheh ) yang isi nya tidak terlalu (pintar,cantik/yaah pas pasan lah. Dan intinya kami saling melengkapi satu sama lain. Di antara kami ada yang saling kenal selam 10 tahun wuuiiih lama benerr !. nama nya sebut saja. Markonah,juminah,sakiyem,srikandi,dan S-I-T-I kami!! Kelompok bermain yang baik,jujur,dan ramah. Hanya saja saling contoh menyontoh *upps ( jangan di tiru yaah )
Dikelasku terpecah menjadi 5 kelompok bermain. Kelompok 1 sebut saja kelompok cicicuit. Yakni kelompok yang mendominasi kelas. Sebenarnya gak mendominasi sihh.. cumak yang lain malas tuh bersitegang dengan mereka, kalo ada gagasan yah di oper ke mereka dulu. Yang biasa nya cemerlang,bersih bersinar,seperti tanpa kaca CLING !!! ada yang ingin tau kenapab aku namain kelompok cicicuit ? karena kalo lagi ngumpul tuh kelompok widiiih ramee booo.. serasa Cuma mereka dikelas. Yang lain pada ngungsi ke pojokan kelas. Kelompok 2, sebut saja kelompok  krikkrik yakni kelomppok yan kalo ujian, trus di tanyain jawaban atau sebagainya hanya bunyi krriiikkkrrikkkkrikk. Hanya keheningan plus tatapan sangar dari pengawas/guru yang di dapat. Mereka pintar! Tapi tidak mau berbagi *upss mereka pun jarang punya masukan buat kelas. Soal kedisplinan wiihh jangn ditanya. Teladannnnnnnn nya pakek banget .yang ke3 ini sama kayak kelompok ku yang netral. Kita gak memihak dan enjoy dengan semua anak kelas.  Kalo ada kesempatan pasti kita bantu kok. Yang musti tau dulu jawaban nya Trus yang terakhir kelompok laki. Yang gak tau dimana letak solidaritas nya !! pada punya dunia ndiri masing2 Ahh. Tapi terkadang,mereka solid untuk beberapa situasi.
 Ahh ada di kelas ku yang terjerat CINTA lokasi *cuitcuit. Ada yang bertahan ada yang nggak ! haha terkadang geli melihat mereka yang salah tingkah. Karna di cieciein dengan yang lain. #NORAK. Cinta lokasi yang terjadi tidak pandang tempat,di mobil bus lusuh pun jadi,saat study tour ke luar kota. Ada beberapa dari mereka yang sempat jadian. Dan yaahh ada juga yang iseng doang !!terkadang mereka ?? ahh entah lahh. Kita namain kelas itu dengan nama KOPLAK ( komplotan ipa5 kompak ) yahh meski gak  kompak kompak amat.  KOPLAK adalah sebuah keluarga kedua untukku ( gak tau yang lain, ) ntah lah pada saat kita take photo buat buku tahunan kita poto bareng sekelas. Dan  di situ aku merasa ada yang melebur dalam hati ini. Yang tadi nya memiliki kelompok masing2 menyatu saling tersenyum dan menggenggam tangan satu sama lain. Jujur. Entah aku yang terlalu berlebihan pada saat itu, aku merasa ada yang meleleh di hati ini. Aku menatap sekilas wajah mereka satu persatu. Hanya kebersamaan dan kehangatan yang aku tangkap dari sorot wajah mereka.
*semoga tulisan ini menjadi sesuatu yang dapat di kenang nanti nya
XII IPA 5  mana suara nyaaa ? .........(.kriiikk...krikkk..krikkk BUBAR JALAN !!!) Emang gak ada kompak kompak nya nih kelas