Semburat jingga telah menampakkan
warna nya di ufuk barat. Membuat siapa saja yang melihat nya merasa memiliki
sepotong semangat untuk mengawali hari ini. Tapi tidak dengan Enggar
Saraswatika, seorang gadis yang meyakini bahwa cinta itu adalah benda abstrak.yang
belum tersentuh oleh nya. Memang Enggar belum pernah merasakan indahnya cinta.
Tapi sudah berulang kali ia merasakan sakitnya cinta itu. Selalu saja ia
menjadi pihak yang mengalah dan tersakiti.pernah terfikir di benak nya untuk
mengganti nama profil nya di media sosial nya dengan nama “enggar yang tersakiti “ namun ia masih memiliki sejngkal fikiran
lain yang mengatakan bahwa itu adlah ide bodoh. Dengan malas ia menuju meja
rias di kamar kosnya dan mematut dirinya lengkap dengan pasmina hijau pupus
melingkar di kepala nya. Dengan gontai ia menuju keluar.karna sudah d tunggu
Kia teman satu fakultas,satu kamar,dan satu sekolah pula sewaktu SMA. Ahh
seperti nya mereka ditakdirkan untuk bersma.
“ lama bener...
!! ngapain sih, “ cerocos Kia
“niihh.ribet “
sambil menunjuk kepala yang terlilt pasmina hijau pupus
“ haha..gak da
yang ribet lagi gar..by the way kamu cantik deh pake hijab haha ~” goda nya
pada enggar
“ hahah lucu..
cepetan ah udah siang ni “ sambil menaiki scoopy cream coklat yang di tunggangi
oleh Kia.
“iya iya..
sabaran bentar napa ? ehh masii ingat gak sama junior kita di sma dulu. Yang
mati matian kamu taksir. Tapi di sosor disty duluan. Farii daffa pramana ? kata
disty dia, masuk di kampus kita. “ ucap disty semabri melajukan scooter nya
“ oh .. farii
waahh enak tuh satu kampus sama disty, bisa sering ketemuan kan ? “ ucap ku
berusaha tenang. Mengatur nafas
“ yaellah..gar.
cemburu kan ? haha flashback kan ? “
“ norak !! ..”
ucap ku sambil memukul helm kia.
Seperti sebuah proyektor yang
memutar kan film tua yang telah usang di otak ku. Membuat aku bernostalgia pada
masa putih abu abu. Farii..semoga bukan pertanda buruk bagi ku,setidaknya aku
telah melupakan 89% dari kisah yang telah lalu.
000
Suara riuh memenuhi jendela dengar
enggar.panas yang menyengat membuat wajah nya memerah. Ditambah lagi sesosok
tegap,hitam manis dan mata nya meneduhkan tengah berdiri di hadapan nya. Yaaa
itu farii. Junior yang mampu membuat nya salah tingkah.
“niih nggar..
tanggungan kamu. Telat noh dia !! sikat aja nggar “ ucap reza teman sekelas
enggar
“ harus ya ??
aku gak bisa galak galak za “ ucap nya
lirih
“ beruntung kamu
dapat senior kyak kak enggar.baik sabar,cantik lagi “ ucap nya jenaka pada
enggar, sembari mengerling nakal pada enggar.dan berlalu pergi.
Kenapa harus farii ? kenapa satu
fakultas pula ?? dengan susah payah,aku berusaha masang tampang garang.tapi
hanya ekspresi aneh yang aku dapat dari farii. Ah sial.. selang beberapa detik
ada pesan singkat di smartphone ku
Sender : disty
jangan galak2 sama my pacar ngaar J..
jangan galak2 sama my pacar ngaar J..
Time : 09:45
Delievered : enggar
Oke sip gak bakal aku
apaapain kok J
Time : 09 :47
Di balas senyum manja dari disty di
ujung koridior.MENYEBALKAN aku tengah memikirkan hukuman yang cocok untuk nya.
Dan terlintas di benak ku untuk menyuruh nya membuat puisi. Dan belum sempat
terucap perintah ku dengan manis ia tersenym padaku
“ long time not
see kak, apa kabar? Udah hijaban aja ?? “ sambil tersenyum
“ kabar
baik,kenapa ? mau hijab an juga ? “ jawabku ketus
“ maaf kak, “
ucap nya lirih
Apa yang aku katakan ?? seperti
petasan aku menyambar sapaan nya tadi.. aihh maaf farii
“ hukuman kamu,
buat puisi dalam waktu 3 menit ya “ sepitas dan berlalu dari nya
“ hukuman apaan nggar ?? enteng bener !! “
tegur reza pada ku
“ udah ah
kasian!! Cukup menderita dia bawak segambreng atribut itu” sambil menunjuk
sederet atribut dari peserta ospek
000
“ sudah selesai
puisi nya kak, nih “ ucap nya dengan sopan pada ku.
“ oh,, sini
bacain dong “ ujar ku cuek
“ ketika cinta menyapa menawarkan
sejuta cinta mampukah kau mengingkari nya ?. cinta adalah benda abstrak,yang
tak bisa di indra,dengan kata lain cinta itu tidak dapat di percaya..seseorang
telah berkata demikan pada ku dulu.tapi kini aku telah berhasil meyakinkan nya
bahawa cinta itu adalah benda konkret. Mungkin tidk bisa di imdra,tapi akan
tetap mengalir di hati.. tetap terasa di hati..”
“ kamu ..kamu..
plagiat “ ucapku bergetar..kata kata itu.adalah tulisan ku di meja 2 tahun yang
lalu.
“ maaf,kak, tapi
ini ciptaan saya dan seseorang yang spesial di hati saya. “ ucap nya kaget
Dasar plagiator.. itu kalimat ku..
KONYOL akumerasa marah. Ketika itu tidak di akui.padahal. memang benar aku yang
tidak ingin di akui. Dan seseorang yangn spesial katanya ? ahhh..sudahlah aku
tak ingin farii tau tentang itu
“ ohh yakain ??
kamu ? “ ucapku sembari berusaha tenang
“ iya kak enggar
“ ucap nya dengan manis.
” ohh yaudah..
gih gabung dengan teman mu yang lain “ menunjuk ke gerombolan peserta ospek
Entah mengapa, aku merasa tidak
nyaman dengan situasi tadi.aku merasakan atmosfer sekitar ku berubah. Entah
gejolak apa ini. Tapi aku yakin,ini bukan cemburu..aku jamin itu..! dari
kejauhan aku menatap farii..rasa yang kudapat berubah,tidak ada getaran lagi
dalam nya. Semoga ini awal yang baik untuk ku.
Sejurus kemudian, aku terkenang
akan Raffa edison ahhh dimana ia sekarang.. dia adalah orang yang paling ingin
aku jumpai saat ini.
Seseorang yang aku kagumi,sejak jaman
baheula. Andai dapat bertemu. Seperti ap dia? Dia tidak jau berbeda dengan
postur farii. Mungkin karena itulah aku terpikat dengan farii. Secara tidak
langsung aku masih terpuruk di kisah lama. Mm seperti kata raisa terjebak di
ruang NOSTALGIA.
000
Senja mulai datang membuat siapa
saja, ingin segera pulang dan mengguyur jiwa yang lelah. Tapi tidak untuk ku
dan disty. Kami berhenti di sebuah cafe. Dan menyeruput segar nya cappucino ice
yang kami pesan. Aku dan kia memang satu universitas tapi kami beda jurusan.
Sama hal nya dengan disty. DAMN !! itu disty, tengah berduaan dengan farii.
Aiihh kenapa harus gini ?? sakitnya tuh di sini !!.
Secepat nya aku dan kia pergi dari
cafe tersebut. Masih ada sedikit rasa yang tersisa untuk nya. Yahh hanya
sedikit.
“ nggar...”
pamggil kia
“ hmm.. “
jawabku lirih
“ gisa... gisa
ada di sini !! “ pekiknya bersemangat.
“ serius ?? gak
bohong.. dia dimana ? “ bersemangat 45 seketika masker yang di pankainya pecah
berantakan bak seorang hantu tua yang haus darah
“ heheh.. masih
di airport,katanya delayed pesawatnya “ mengarahkan kamera smartphone nya pada
ku
“ apaan sih ??
norak,PHP !! “ berusaha melindungi muka ku dari kilatan flash kamera kia
“yeee sipa yang
PHP noh dia bm-in aku nih gak pecaya baca nih baca kirim ahh gambar enggar ke
gisa. Ekspresi enggar sewaktu tau gisa pulang
! “ menyodorkan hape nya dan tersenyum
“ apaan !!
kurang kerjaan !!”
“bodo’ amat “
Gisa pulang ? sudah lama sejak
farawell party kita jarang ketemu. Gisa memilih kerja jadi pramugari dulu. Dan
sekarang dia pulang seperti apa rupa
gadis jenaka itu ??.
“ dia ngjakin
kita ngafe nih nggar ? “
“kapan ?”
“besok sore,
gimana ? ada yuna dan elka juga nih katanya”
“ waduh, aku ada
seminar tapi, telat dikit gak napa2kan ? “
“ok no problem “
tersenyum dan berlalu pergi
000
Pagi datang, membuat seorang
berdiri jengah di amabang pintu gedungyang di gunakan untuk seminar. Seakan
ragu orang itu masuk atau tidak. Dia lag Enggar yang menurut nya terlambat 10 menit. Memang tidak
dihukum, namun akan sangat aneh jika acara baru dimulai di saat orang sedang
fokus memusatkan fikiran keacara. Ia membuka pintu masuk utama. Yang otomatis
semua mata tertuju padanya.dan ia sangat tidak menyukai hal itu. Dan ia
termasuk orang yang memiliki peranan penting dalam seminar itu. Ia menjadi
pembicara ke 3 dalam acara. Selang bebrapa menit. Ada seseorang yang menpuk
pundak nya sontak ia terkejut dan terkenjit membuat seseorng itu terkekeh
“ hehe.. santai
!! eh.. kamu enggar saraswatika kan ?” ucap seseorang itu menyelidik
“ he’eh, pernah
kenal?” aduuh kok ketus gitu siih sambutan nya. Sesal terkuak di hati
“ ketus amat
non, yaelaah dia nya lupa !! ya jelas lah pernah ketemu, kita dulu satu kelas,
di SD ya ampun kamu cantik ya sekarang,”
“hhhaaaa oya ?
jangan bilang kamu, andre mahardika yang suka ngupil trus di tenpelin ke meja
itu kan ? “ histeris seperti di drama realitty show Terbengek bengek eh
“ yeee yang di
ingat yang jelek2 siih “
“ haha sorry2 mm
ikutan seminar juga ndre, jadi pembicara atau tamu “?
“ haha nggak
nggar, mau beli paku. Ya iyalah. Emang gak baca tu baleho segede buto ijo di
depan ,iye ye tamu.”
“ haha kamu
masih sekonyol dulu ndre.”
“ tak ada yang
bisa merubah andre. Haha nyok masuk “
“ nggg kita udah
telat kali ndre. Sesi kedua aja gimana ?”
“ telat gimana ?
noh orang baru nyusun property”
“ehh.. tapi di
jam ku .. udah jam 9.35”
“jam mu itu
nggar, jam militer sekarang baru jam 07.48, nih gak percaya ?” menyodorkan jam
tangan ke enggar
“oalaahhh. Ayok
masuk. “ sambil melepaskan jam tangan
“ dasar....eh..
kamu fakultas psikolog ya nggar ? haha.. kamu jodoh tuh sama raffa ecieee CLBK,
dia jadi pembicara juga noh. Yang ke 1 “
tunjuk nya pada seorang lelaki yang tengah sibuk membuka lembaran2 kertas
“ ah.. masih
ingat aja ndre. Itu Cuma cinta2an ndre namany anak kecil “ kilah enggar yang
saat itu perasaan nya tidak menentu.
Seperti tersentrum listrik 200
volt. Enggar menjadi jadi bergetar. Dan sangat grogi. Sungguh diuar planing ia
akan bertemu kembali dengan raffa. Manusia dingin,yang membuat dirinya susah
lupa hingga saat ini. Kenapa??? Dengan hati yang tak menentu ia melangkah ke
arah raffa karena di panggil seniornya yang kebetulan menjadi pembicara ke dua.
Mau tak mau ia menyeret long skirt berbahan denim nya menuju senior itu dan
seseorang yang sebenarnya tidak ingin ia temui dalam SITUASI INI. Sebuah
flashback melayang di ingatan enggar saat ia menarik paksa lengan raffa ,yang
saat itu ia kira adalah teman nya. Dan
keluar dari gerombolan anak SD yang tengan memilih kura2.
“ Nggar, ini
Raffa, dan Raffa ini Enggar “ perkenalan yang biasa terjadi OH NO ia menatap
ku. Dengan cukup lama,aku fikir ia tengah mengingat ingat wajah ku. Dan
ternyata. Ia memerhatikan wajahku. Yang ternyata ada tempelan bekas cat yang
mengelupas. Yang akua dapat di luarsaat tengah bersender pada tiang yang cat
nya mulai terkelupas
“ maaf itu, “
menunjuk pipi kanan ku yang separuh tertutup pasmina
“ ahh.. ternyata
ada ini.aiihh konyol nya ~!!” seandainya
aku bisa! Aku akan pingsan untuk waktu yang lama.MALU bersarang di relung jiwa
ini.dengan cepat ku bersihkan pipiku dengan tisu.malumalumalumalumalu
“ masih seperti
dulu,, ckckc “ bergumam lirih “
MATI KUTU kata
yang sangat tepat untukku.sebagai orang yang telah lama tidak saling bertatap
muka. Itu adalah sapaan yang sangat tidak wajar. Dan sangat aneh. KONYOL.
Secepatnya aku ingin pergi dari tempat ini.ditambah melihat nya menjadi
pembacara ke 1. Berdiri dengan gagah
menjadi panutan. Tak di sangka ia mengambil jurusan yang sama dengan dan
berbeda fakultas. Masih seperti yang dulu...tetap dingin dan sadis, mata nya
sendu,tampak membius,ketika tengah seris,dan ranbut nya yang rapi dan cocok
dengan bentuk wajah sendu nya yang di pertegas oleh bentuk rahang yang kokoh.
000
Jalanan yang macet membuat sesosok
enggar kepayahan untuk memacu scoopy cream coklat menuju cafe, sebagai tempat
janjian. Waktu nya sangat melenceng dari yang di janjika sebelum nya. waktu
sudah mendekati maghrib. Dan enggar memutuskan untuk berhenti sebentar di
sebuah surau kecil nan asri, untuk menunaikan ibadah solat maghrib nya. dan ia
telah mengirimkan pesan singkat nya ke teman teman yang sudah menunggu di cafe.
Dan untung nya, tidak hanya ia yang terlambat Elka punterlambat,dan belum
sampai juga di tempat janjian. Ia memsuki smartphone nya ke dalam tas jinjing
nya dan ia memasuki surau tersebut.namun ia terhenti di depan pintu surau
tersebut karena handphone nya menjerit tanda ada 1 pesan masuk.
“ maaf mabk,
bisa kepinggir sedikit saya mau lewat “ suara yang tidak asing bagi enggar
“ngapain disini
??za,eh,dra,eh,raff “ grogi memuncak ketika ia tau yang tengah berdiri di depan
nya adalah raffa
“ beli makan
ikan “ jawabnya ketus
“ haha lucu, !! ”
Tak di sangka farii menjawab begitu .
000
“ enggggaaar
siniiii !! “ lambaian tangan gisa membuat nya senang secepat kilat enggar
menuju ke meja mereka dan seketika menghambur ke pelukan gisa, yang membuka
tangan nya lebar2
“ mulai deh
drama !! opera sabun ! “ gerutu yunah
“ ho’oh kita nya
di anggurin lagi kan ! “ kaliini elka bersungut sambil menyeruput americano nya
“ hahaha gak
kok. I miss uu so much “ memeluk mereka satu persatu
Saat saat dulu terulang kembali.
Sungguh indah rasa nya setelah sekian lama tidak saling memnatap. Suasana yang
mengalir begitu indah.
“ mmm heeii aku
ada berita penting nih. Minggu depan aku mau tunangan lohh !! “ gisa angkat
bicara
“ wiiiwww..
cepeet bener giss.. udah yakin emang ? “ jawab enggar
“ iyaa gak kecepatan
tuhh . ehh emang sama siapa gis ? “ kali ini kia menimpali. Di ikuti anggukan
yang lain. Seolah mewakili keingintahuan yang lain.
“ yaaahhh emng
siih.. tapi aku rasa udah jadi jalan NYA soal siapa.. kyak nya kalian gak ada
yng kenal deh soal nya dia orang nya gak suka bergaul “
“widiiiihh
berbanding terbalik sama kamu giis masih kuliah ? kerja atau ?”
“ lusa wisuda,, dia jenuis banget.. aksel fakultas
psikologi sama kayak kamu nggar “ ujar nya pada enggar dengan mata berbinar.
“ waaawww
awsome.. nama nya ?? bisa dong bantu aku buat skripsi hahah “
“ hee mau nya nggar...nggar.. “ sorak yuna pada enggar
“ hee mau nya nggar...nggar.. “ sorak yuna pada enggar
“ ahahahaa nama
nya raffa . “ sejenak aku menggantungkan isapan ku pada pipet yang berisi ice
coffe latte. Jangan jangan ituu raffa ....
Ah gak mungkin.
“ eh nggar,,
bisa minta tolong ? kan kamu punya bakat di fotograpi. Kamu mau kan motret aku
untuk prewed. Aku gak biasa di foto orang lain mau yahh yahhpliiis “ ujanr gisa
pada enggar
“ ohh boleh2
kapan nih gis ?? “ tangkap enggar antusias
“ hari minggu
aja gimana ? bisa kan ? “
“ oh bisa kok..”
“ oke sip..
minggu yah. Oh ya kalian juga datang ya, sekalian hunting bareng.. kan masih
libur UTS “
“ okkaaay “
jawab mereka serentak
Minggu,2014-10-26
15:45
“ eciiie yang
baru tunangan... congrats yaa” ucap kia yang terlebih dahulu menghampiri
mereka. Enggar masih sibuk mengatur kamera
nyayang telah lama di tinggalkan nya. dari belakang enggar menatap
punggung yang tengah mengikat tali sepatu cassual nya. ahhh jadi ini calon nya
gisa.. gumam nya dalam hati..
“ nggarr.. kamu
jangan, kaget ya ngeliat calon nya gisa “ yunah memcah keheningan yang
membungkus enggar, dan menyentuh serta mengusap lembut punggung ku seakan
berkata kamu yang sabar yaa dan ia pun berlalu bergabung dengan gisa dan yang
lain. Emang kenapa ?? hati ku tertanya. Dan menghampiri mereka
“ nggarr
sini..aku kenalian sama raffa. “ lambai gisa pada enggar dan enggar membalas
nya
“ okke .. “ berjalan menuju gisa yang berhadapan
langsung dengan raffa. Dan enggar masih ter fokus dengan kamera nya. sehingga
ia tertunduk
“ raffa, Raffa
Edison “ ujar nya. Enggar mengangkat wajah nya ke arah sumber bunyi. Dan benar
saja. Itu.. Raffa..yang selama ini enggar \kagumi selama belasan tahun.yang
tengah menatap nya datar. Di balas enggar dengan tatapan nanar.. dan senggolan
tangan oleh yuna membawa enggar ke alam nyata. Yang harus ia hadapi..
“ ahh aku eng
enggar” enggar tak tau harus bagaimana.
“ yaudahh deeh
yok mari kita start to prewed.” Kejut gisa pada enggar dan raffa yang tengah
berkecamuk dengan fikiran masing2
“ mmm yunn..
kamu yang pegang flash nya ya “
“ okaayy nggar..
“ anggukan yuyun .
Ahhh.. ternyata yang dimaksud
yuna.. hanya aku, raffa,dan yuna yang tau perasaan ku pada raffa. Sementara
gisa,elke,dan kia tidak mengetahui nya. dan aku mulai mengarahkan kamera DSLR
pada mereka yang sangat serasi. Gisa yang memakai dres peach lembut dengan
tatan rambut yang di gelar ke belakang aksen gelombang membuat ia tambah manis.
Serta topi lebar yang melingkari kepala nya senada dengan setelan raffa warna
nude. Perasaan ku tak menentu saat mengarahkan gaya buat mereka.dan tanpa
terkontrol dibalik kamera DSLR ku. Air mata meleleh. Dan kejadian itu hanya
yuna, dan aku yang tau. Dari jauh ia menguatkan ku.
Dan
ternyata ini masih cerita yang tak tersentuh,terjamah, dan terlihat oleh nya.